Alat untuk Mengukur Kelembaban Udara

oleh | Des 31, 2021 | Alat Uji Lingkungan

5/5 - (25 votes)

Alat untuk mengukur kelembaban udara dinamakan atau dapat diukur dengan beberapa alat uji lingkungan dan salah satu contohnya alat untuk menguji kelembaban udara bisa menggunakan alat diantaranya yaitu Sanitarian Kit, AQMS, dan PWS, nah ketiga alat tersebut salah satunya memiliki fungsi yaitu untuk menguji suatu kelembaban udaha.

Pengertian Kelembaban

Kelembaban adalah konsentrasi uap air di udara. Angka konsentasi ini dapat diekspresikan dalam kelembapan absolut, kelembapan spesifik atau kelembapan relatif. Alat untuk mengukur kelembapan disebut higrometer. Perubahan tekanan sebagian uap air di udara berhubungan dengan perubahan suhu. Konsentrasi air di udara pada tingkat permukaan laut dapat mencapai 3% pada 30 °C (86 °F), dan tidak melebihi 0,5% pada 0 °C (32 °F).

Kelembaban udara menggambarkan uap air di udara yang bisa dinyatakan sebagai kelembaban absolut, kelembaban NISBI (relatif) dan defisit tekanan uap air. Kelembaban absolut adalah kandungan uap air (dapat dinyatakan dengan massa uap air atau tekanan) per unit volume. Nisbi Moisture. Membandingkan antara konten / tekanan uap air aktual dengan keadaan jenuh atau pada kapasitas udara untuk mengakomodasi uap air. Kapasitas udara Untuk mengakomodasi uap air (dalam saturasi) ditentukan oleh suhu udara. Jadi defisit tekanan uap air adalah perbedaan antara tekanan uap jenuh dan tekanan uap aktual. Masing-masing pernyataan kelembaban udara Makna dan fungsi tertentu yang terkait dengan masalah yang dibahas.

Semua uap air di udara berasal dari penguapan. Penguapan adalah perubahan air dari keadaan cair peringatan gas. Dalam proses penguapan diperlukan atau digunakan panas, sedangkan kondensasi dilepaskan panas. Seperti diketahui, penguapan tidak hanya terjadi pada permukaan air yang terbuka, tetapi juga dapat terjadi langsung dari tanah dan lebih dari tingkat yang tumbuh. Penyebutan tiga tempat ini disebut penguapan.

Jenis Kelembaban Udara

Kelembaban udara dibagi menjeadi beberapa bagian dan untuk melihat jenis – jenisnya adalah sebagai berikut:

  • Kelembaban absolut (Mutlak)

Kelembaban absolut (Mutlak), adalah banyak uap air dalam gram pada 1 cm3 atau jumlah uap air yang terkandung dalam area tertentu yang dinyatakan dalam uap air Gram setiap udara M3. Kelembaban absolut tergantung pada suhu yang mempengaruhi daya udara untuk memuat uap air. Setiap suhu memiliki batas uap air yang dimuat.

  • Kelembaban relatif (nisbi)

Kelembaban relatif (NISBI), yang merupakan perbandingan antara uap air di udara pada suhu yang sama, dengan jumlah uap air maksimum yang ditayangkan dan dinyatakan dengan persen. Pada suhu udara yang meningkat maka kelembaban relatif akan lebih kecil. Kelembaban relatif tertinggi adalah 100%. Pada saat itu ada titik kondensasi, artinya pendinginan berlanjut dan ada kondensasi, yaitu uap air ke titik air dan jika itu melampaui beku kristal es atau salju. Kelembaban relatif campuran air-air didefinisikan sebagai rasio tekanan parsial uap air dalam campuran tekanan uap jenuh air pada suhu. Perhitungan kelembaban relatif ini adalah salah satu data yang dibutuhkan (selain suhu, curah hujan, dan pengamatan visual vegetasi).

Baca Juga:  Cara Pemeriksaan Pencahayaan Dengan Alat Lux Meter

Faktor Kelembaban Udara

Kelembaban pada udara itu dapat disebabkan dengan adanya faktor yang mempengaruhi dan terjadinya kelembaban, dan untuk faktor yang mempengaruhi kelembaban pada udara diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Suhu

Suhu udara adalah ukuran energi kinetik rata-rata pergerakan molekul. Suhu suatu objek adalah situasi yang menentukan kemampuan objek, untuk memindahkan (mentransfer) panas ke objek lain atau menerima panas dari objek lain. Suhu udara adalah tingkat panas aktivitas molekuler di atmosfer.

Alat untuk mengukur suhu suhu atau derajat panas disebut termometer. Di mana pada lab ini menggunakan termometer bola kering dan termometer bola basah. Suhu dan kelembaban udara sangat terkait erat, karena jika kelembaban udara berubah, suhu juga akan berubah. Di musim hujan suhu udara rendah, kelembaban tinggi, memungkinkan pertumbuhan jamur ke kertas, atau kertas menjadi bergelombang karena naik dan turun suhu udara.

  • Pergerakan angin

Kuantitas dan kualitas kualitas kualitas intensitas panjang radiasi yang mengenai tanaman memiliki pengaruh besar pada berbagai proses fisiologi tanaman. Cahaya memengaruhi pembentukan klorofil, fotosintesis, fototropisme, dan fotiodisme.

  • Tekanan udara

Tekanan udara erat kaitannya dengan pergerakaan angin.

  • Vegetasi

Semakin banyak vegetasi dari suatu daerah semakin mempengaruhi tingkat kelembaban suatu daerah, mengingat tanaman, termasuk salah satu produsen uap air melalui proses transpirasi.

  • Ketersediaan air di suatu tempat (air tanah)

Alat untuk Mengukur Kelembaban Udara

Macam-Macam Alat mengukur Kelembaban berikut ini penjelasan lebih lengkapnya mengenai alat untuk menguji kelembaban. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. ENVILIFE SAN-01 Sanitarian Kit

ENVILIFE SAN-01 Sanitarian Kit
Gambar: Sanitarian Kit

Keterangan Sanitarian Kit:

Sanitarian Kit adalah alat kualitas udara, suhu, Kelembaban, Pencahayaan, Kebisingan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan langsung di lapangan dilengkapi juga alat pemeriksaan udara dan deteksi cemaran makanan serta pelaporan hasil uji untuk seluruh parameter secara online. untuk mengukur alat ukur kualitas udara, disini menggunakan environment meter combi 5. alat ini dapat mengukur 5 parameter udara yaitu suhu, kelembaban, kecepatan aliran udara, pencahayaan dan kebisingan. Dengan Mengandalkan probe yang berbeda-beda pengukuran bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun.

Spesifikasi dan Fungsi Sanitarian Kit:

Sanitarian Kit memiliki beberapa fungsi yaitu diantaranya sebagai berikut:

  • Untuk mengukur Suhu

Measurement range : -40 ~ 70°C (-40 – 158°F)

Accuracy : ±2.0°C (±3.6°F)

Measurement units : °C (°F)

Resolution : 0.1

  • Mengkuru Kelembaban Udara

Measurement range : 10 – 95%RH

Accuracy : ±5RH%55mm

Resolution : 0.1

  • Mengukur Pencahayaan

Measuring range : 0 Lux – 200K Lux, 0Fc – 20KFc

Spectral accuracy : CIE V and λ function f1’≦6%

Cosine response : f2’≦2%

Accuracy : ±4% rdg ±0.5%f.s. (<10,000Lux), ±5% rdg ±10dgts. (>10,000Lux)

  • Mengukur Kebisingan

Accuracy : ±2.0dB

Resolution : 0.1dB

Frequency response : 31.5Hz – 8kHz

Measurement range : Auto 35dB – 130dB

  • Mengukur Air velocity

Range : 0.5m/s – 30.0m/s

Accuracy : ±3%

  • Untuk Pengukuran Partikulat di udara

PM Sensor : Laser Scattering

HCHO Sensor : Electrochemistry sensor

TVOC Sensor : Semiconductor sensor

Baca Juga:  Alat untuk Monitoring Kualitas Udara

Detection range : AQI(0-500), HCHO(0.001-1.999Mg/M³), TVOC(0.001-9.999Mg/M³)

2. ENVILIFE Air Quality Monitoring System AquPod

Air Quality Monitoring System (AQMS)
Gambar: AQMS

Ketarangan AQMS:

Envilife AQuPod Air Quality Monitoring System (AQMS) dirancang untuk mengevaluasi kualitas udara di daerah perkotaan, kawasan industri, desa dan lain-lain. Multi-parameter pemantauan parameter gas dan cuaca dilengkapi ke dalam sensor, Pod memiliki kemampuan untuk sampler aktif atau pasif, dan dapat memetakan polutan di daerah tersebut. Cocok untuk aplikasi indoor dan outdoor, parameter dapat diukur seperti di bawah ini.

  • Gas Parameter : CO, NO2, SO2, O3, Hydrocarbon, H2S, NH3 and Total Volatile Organic Compound (TVOC)
  • Particulate Matter : PM 10, PM 5
  • Noise
  • Meteorological data : Kecepatan angin, arah angin, Suhu, Kelembaban Relatif, Barometer, Radiasi Matahari, dan Curah Hujan

Dapat dipantau selama 24 jam operasi, dengan atau tanpa daya listrik (Solar Panel), untuk memantau kualitas udara dan cuaca.

Fungsi AQMS:

AQMS memiliki beberapa fungsi dan diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Memantau cuaca dan kualitas udara secara bersamaan
  • Anti-korosi dengan lapisan teflon
  • Desain kompak
  • Tidak ada bagian yang bergerak
  • Instalasi, pengoperasian, dan pelepasan yang mudah
  • Kompatibel untuk beberapa output
  • Konsumsi daya rendah
  • Bebas perawatan
  • Aktif – Operasi pengambilan sampel pasif
  • Unit opsional sebagai ppm, ppb, ug/m3, mg/m3

3. ENVILIFE WePOD Portable Weather Station

ENVILIFE WePOD Portable Weather Station
Gambar: PWS

Keterangan PWS:

Envilife WePOD Portable Weather Station (PWS) dirancang untuk pengukuran yang kuat dan bebas perawatan dalam aplikasi hidrologi, meteorologi, dan cuaca kritis di mana diharapkan ketahanan, presisi, dan pengoperasian dalam kondisi iklim yang berbeda, parameternya dapat diukur seperti di bawah ini :

  • kecepatan angin
  • arah angin
  • suhu
  • kelembaban relatif
  • tekanan
  • curah hujan, dan
  • radiasi sinar matahari

Dapat dipantau selama 24 jam operasi, dengan atau tanpa daya listrik (Solar Panel), untuk memantau kualitas udara dan cuaca.

Fungsi PWS:

  • Desain kompak.
  • Paduan aluminium dengan lapisan Teflon.
  • Pengukuran cuaca all-in-one.
  • Pilihan parameter yang sesuai dengan aplikasi yang dibutuhkan.
  • Pengukuran curah hujan dengan teknik fotolistrik atau piezoelektrik.
  • Kemampuan pra-pemrosesan data bawaan.
  • Antarmuka universal dan protokol keluaran yang dapat dipilih.
  • Kemudahan penggunaan, instal, dan integrasikan ke dalam sistem pihak ke-3.
  • Konsumsi daya rendah.
  • Pilihan untuk output analog dan pemanasan.

Nah itulah 3 alat untuk Mengukur Kelembaban Udara yang bisa digunakan utuk mengetahui seberapa kelembaban udara di lingkungan, dan perlu anda ketahui manfaat dari pegukuran kelembaban udara diantarnya sebagai berikut.

Postingan Terbaru

Hubungi Kami

Segera hubungi kami  sekarang juga dengan mengisi formulir berikut atau menghubungi kami melalui informasi kontak berikut:

+6281122333718

info@envilife.co.id

Jl. Sanggar Kencana Utama No.9, Jatisari, Kec. Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat 40286

8 + 4 =

Silahkan pilih salah satu kontak di bawah untuk berkomunikasi dengan tim kami.
//
Admin 1
Online
//
Admin 2
Online
//
Admin 3
Online
Hubungi Kami!