Apa itu Vibration Tester?

oleh | Agu 8, 2023 | Industrial Hygiene

Anda mungkin pernah mendengar istilah vibration tester, tetapi apakah Anda tahu apa itu vibration tester dan mengapa alat ini penting untuk mesin dan peralatan Anda? Dalam artikel ini, saya akan menjelaskan apa itu vibration tester, bagaimana cara kerja, fungsi, dan manfaatnya. Saya juga akan memberikan beberapa contoh vibration tester yang bisa anda gunakan. Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang vibration tester, silakan lanjutkan membaca artikel ini.

Pengertian Vibration Tester

Vibration tester adalah alat yang digunakan untuk mengukur getaran atau vibrasi pada mesin, peralatan, atau komponen. Getaran adalah gerakan bolak-balik yang terjadi pada benda padat, cair, atau gas akibat gaya eksternal atau internal. Getaran dapat menyebabkan kerusakan, keausan, kebisingan, atau ketidaknyamanan pada mesin atau peralatan. Oleh karena itu, penting untuk memantau dan menganalisis getaran secara rutin untuk mencegah kerusakan yang lebih parah atau kegagalan fungsi.

Cara Kerja Vibration Tester

Vibration tester biasanya terdiri dari sensor getaran yang ditempelkan pada objek yang diukur, dan alat baca yang menampilkan nilai getaran dalam satuan tertentu, seperti percepatan, kecepatan, atau perpindahan. Sensor getaran dapat berupa piezoelektrik, piezoresistif, kapasitif, induktif, optik, atau lainnya. Alat baca dapat berupa analog atau digital, dan dapat dilengkapi dengan fitur tambahan seperti penyimpanan data, analisis spektrum, indikator tingkat keparahan, pengukur suhu, senter, atau audio output.

Fungsi dan Manfaat Vibration Tester

Vibration tester dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti:

  • Mengecek kondisi bearing atau bantalan pada mesin. Bearing adalah komponen yang mengurangi gesekan antara dua bagian yang berputar. Bearing yang aus atau rusak dapat menyebabkan getaran berlebihan dan panas pada mesin. Vibration tester dapat mengukur frekuensi getaran yang khas untuk bearing dan menilai tingkat keausannya dengan skala empat tingkat: baik, memuaskan, tidak memuaskan, atau tidak dapat diterima.
  • Mengecek keseimbangan poros atau roda pada mesin. Poros atau roda yang tidak seimbang dapat menyebabkan getaran yang merusak mesin atau peralatan lain yang terhubung dengannya. Vibration tester dapat mengukur amplitudo getaran pada poros atau roda dan menentukan apakah perlu dilakukan penyeimbangan ulang.
  • Mengecek keselarasan poros atau kopling pada mesin. Poros atau kopling yang tidak selaras dapat menyebabkan getaran dan stres pada mesin atau peralatan lain yang terhubung dengannya. Vibration tester dapat mengukur sudut keselarasan poros atau kopling dan menentukan apakah perlu dilakukan penyesuaian ulang.
  • Mengecek kondisi keseluruhan mesin atau peralatan. Getaran pada mesin atau peralatan dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti kecepatan putaran, beban kerja, suhu lingkungan, kondisi fondasi, dll. Vibration tester dapat mengukur getaran keseluruhan pada rentang frekuensi tertentu dan membandingkannya dengan standar internasional seperti ISO-10816 untuk menentukan apakah getaran masih dalam batas normal atau tidak.

Contoh Alat Vibration Tester

Beberapa ini adalah salah satu contoh vibration tester yang bisa anda gunakan:

Jika anda tertarik dengan salah satu alat vibration diatas untuk membelinya silahkan hubungi kami sekarang juga untuk informasi penawaran harga dan informasi lebih lanjut.

Demikian artikel yang saya buat tentang vibration tester. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda. 😊

Bagikan ke: