Istilah-istilah Dalam Laboratorium Kimia

oleh | Agu 16, 2022 | Instrument Laboratorium

Hallo gays kali ini saya akan menyampaikan informasi kepada teman-teman yang mungkin biasa melakukan aktivitas atau kegiatan di laboratorium, dan berikut ini penting untuk anda ketahui beberapa istilah-istilah dalam laboratorium kimia yang biasanya di digunakan oleh orang lab. Untuk itu silahkan baca berikut ini daftar istilahnya berikut.

Daftar Istilah di Laboratorium

Berikut ini merupakan GLOSARIUM atau daftar istilah yang biasanya sering dipakai di Laboratorium kima, diantaranya yaitu sebagai berikut:

  • Absorbsi adalah proses memisahkan material dari campuran gas dengan mengikat materi permukaan penyerap cair diikuti oleh larut.
  • Absorpsi adalah suatu fenomena fisik atau kimiawi atau suatu proses sewaktu atom, molekul, atau ion memasuki suatu fase limbak (bulk) lain yang bisa berupa gas, cairan, ataupun padatan.
  • Adsorpsi adalah proses penggumpalan substansi terlarut yang terdapat dalam larutan, oleh permukaan zat atau benda penyerap, di mana terjadi suatu ikatan kimia fisika antara substansi dengan penyerapnya.
  • Akurasi adalah berkaitan dengan ketepatan, hasil pengukuran yang mendekati nilai sebenarnya.
  • Anak timbangan adalah suatu bahan yang biasa digunakan dalam kalibrasi neraca analitik dengan bobot yang sudah diketahui.
  • Analit adalah sebuah zat yang diukur di laboratorium; zat kimia yang diuji pada sampel.
  • Angka penting adalah angka-angka hasil pengukuran yang terdiri dari angka pasti dan angka taksiran.
  • Asam kuat adalah asam yang terionisasi 100% dalam air.
  • Asam lemah adalah asam yang tidak terionisasi secara signifikan dalam larutan.
  • Basa kuat adalah jenis senyawa sederhana yang dapat mendeprotonasi asam sangat lemah di dalam reaksi asam-basa.
  • Basa lemah adalah larutan basa tidak berubah seluruhnya menjadi ion hidroksida dalam larutan.
  • Bioaugmentasi adalah mikroorganisme yang dapat membantu membersihkan kontaminan tertentu ditambahkan ke dalam media air atau tanah yang tercemar.
  • Bioremediasi adalah memanfaatkan aktivitas mikroorganisme bertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan air).
  • Biostimulasi adalah penambahkan nutrien dalam bentuk cair atau gas ke dalam air atau tanah yang tercemar untuk aktivitas bakteri remediasi yang telah ada di dalam air atau tanah.
  • Blanko adalah larutan yang tidak berisi analit.
  • Bulky adalah besar yang cenderung memberi kesan padat dan penuh atau “makan tempat”.
  • Chemical conditioning adalah salah satu teknik penerapan penanganan limbah B3 dengan memanfaatkan beberapa metode secara kimia untuk mengkondisikan limbah beracun agar tidak membahayakan lingkungannya.
  • Chemical sludge adalah limbah yang dihasilkan dari proses koagulasi dan flokulasi.
  • Detoxification adalah proses mengubah suatu senyawa beracun menjadi senyawa lain yang tingkat toksisitasnya lebih rendah atau bahkan hilang sama sekali.
  • Dialisa adalah proses perpindahan molekul terlarut dari suatu campuran larutan yang terjadi akibat difusi pada membran semipermeabel.
  • Digested sludge adalah limbah yang berasal dari pengolahan biologi dengan digested aerobik maupun anaerobic di mana padatan/lumpur yang dihasilkan cukup stabil dan banyak mengandung padatan organik.
  • Disgetion adalah proses hydrolysis air dimana semua enzim akan ditambah dengan air untuk membentuk molekul lebih kecil.
  • Eksplosif adalah bahan yang pada suhu dan tekanan standar (250C, 760 mmhg) dapat meledak atau melalui reaksi kimia dan atau fisika dapat menghasilkan gas dengan suhu dan tekanan tinggi yang dengan cepat dapat merusak lingkungan sekitarnya.
  • Ekuivalen adalah mempunyai nilai (ukuran, arti, atau efek) yg sama; seharga; sebanding; sepadan.
  • Elektrolisasi adalah proses kimia yang mengubah energi listrik menjadi energi kimia. Komponen yang terpenting dari proses elektrolisis ini adalah elektrode dan larutan elektrolit.
  • Evolusi adalah proses perubahan secara berangsur-angsur (bertingkat) dimana sesuatu berubah menjadi bentuk lain (yang biasanya) menjadi lebih kompleks/rumit ataupun berubah menjadi bentuk yang lebih baik.
  • Excess activated sludge adalah limbah yang berasal dari proses pengolahan dengan lumpur aktif sehingga banyak mengandung padatan organik berupa lumpur dari hasil proses tersebut.
  • Filtrasi adalah pembersihan partikel padat dari suatu fluida dengan melewatkannya pada medium penyaringan, atau septum, yang di atasnya padatan akan terendapkan.
  • Fitoremediasi adalah penggunaan tumbuhan untuk menghilangkan, memindahkan, menstabilkan, atau menghancurkan bahan pencemar baik itu senyawa organik maupun anorganik.
  • Floatasi adalah proses separasi (pemisahan) antara mineral yang berharga dan pengotornya (gangue) dengan memanfaatkan sifat kimia fisik dari permukaan partikel mineral.
  • Flokulasi adalah pengadukan lambat agar campuran koagulan dan air baku yang telah merata membentuk gumpalan atau flok dan dapat mengendap dengan cepat.
  • Higroskopis adalah sifatzat menyerap molekul air dari lingkungannya baik absorbsi atau adsorpsi.
  • Incineration adalah Teknologi pembakaran yang digunakan dalam penanganan limbah menggunakan suhu tinggi mencapai 10000C untuk mengurangi volume dan massa limbah hingga sekitar 90% (volume) dan 75% (berat).
  • Indikator adalah Zat yang dapat digunakan untuk menunjukkan sifat atau keberadaan suatu zat melalui perubahan warnanya yang khas.
  • Infeksius adalah suatu bahan yang mengandung cemaran bibit penyakit yang membahayakan manusia karena adanya mikroorganisme, atau sel penyakit yang mudah menular.
  • Inokulasi adalah penanaman mikroorganisme di dalam media tertentu yang telah dipersiapkan baik dengan penambahan nutrisi maupun tidak.
  • Kalibrasi adalah proses verifikasi bahwa suatu akurasi alat ukur sesuai dengan rancangannya.
  • Koloid adalah campuran heterogen antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid, tersebar merata dalam zat lain.
  • Kopresipitasi adalah kontaminasi endapan oleh zat lain yang larut dalam pelarut.
  • Korosif adalah bahan kimia yang bersifat asam atau basa yang dapat menyebabkan iritasi (luka bakar) pada kulit, atau menyebabkan pengkaratan pada besi.
  • Kristalisasi adalah pembentukan bahan padat (kristal) dari pengendapanlarutan atau melt (campuran leleh), atau pengendapan langsung dari gas.
  • Lindi adalah substansi cairan yang dihasilkan dalam proses pembusukan sampah.
  • Microencapsulation adalah proses yang mirip macroencapsulation tetapi bahan pencemar terbungkus secara fisik dalam struktur kristal pada tingkat mikroskopik.
  • Netralisasi adalah proses pengkondisian derajat keasaman suatu bahan pada ph netral dengan penambahan asam atau basa
  • Normalitas adalah satuan konsentrasi yang sudah memperhitungkan kation atau anion yang dikandung sebuah larutan.
  • Nukleasi adalah hasil dari status metastabil yang terjadi setelah supersaturasi akibat dari pemisahan zat pelarut atau penurunan suhu larutan.
  • Oksidasi adalah pelepasan elektron oleh sebuah molekul, atom, atau ion.
  • Pirolisa adalah dekomposisi kimia bahan organik melalui proses pemanasan tanpa atau sedikit oksigen atau reagen lainnya, dimana material mentah akan mengalami pemecahan struktur kimia menjadi fase gas.
  • Macroencapsulation adalah proses dimana bahan berbahaya dalam limbah dibungkus dalam matriks struktur yang besar.
  • Primary sludge adalah limbah yang berasal dari tangki sedimentasi pada pemisahan awal dan banyak mengandung biomassa senyawa organik yang stabil dan mudah menguap.
  • Reversible adalah suatu reaksi kimia yang berlangsung dua arah, yaitu produk dapat membentuk reaktan kembali.
  • Sedimentasi adalah suatu proses pengendapan material yang ditransport oleh suatu media tertentu.
  • Sentrifugasi adalah proses yang memanfaatkan gaya sentrifugal untuk sedimentasi campuran dengan menggunakan mesin sentrifuga atau pemusing.
  • Simpangan baku adalah standar deviasi (simpangan baku) adalah ukuranukuran keragaman (variasi) data statistik yang paling sering digunakan.
  • Solidifikasi adalah proses pemadatan suatu bahan berbahaya dengan penambahan aditif.
  • Stabilisasi adalah proses pencampuran limbah dengan bahan tambahan (aditif) dengan tujuan menurunkan laju migrasi bahan pencemar dari limbah serta untuk mengurangi toksisitas limbah tersebut.
  • Titrant adalah suatu zat yang akan ditentukan konsentrasinya dan biasanya diletakkan di dalam labu Erlenmeyer.
  • Titrasi adalah prosedur analitis kuantitatif dengan mengukur jumlah larutan yang diperlukan untuk bereaksi tepat sama dengan larutan lain.
  • Titrat adalah bahan atau larutan yang akan dititrasi dengan larutan kimia agar berlangsungnya suatu reaksi dapat diamati dengan jelas menggunakan indikator perubahan warna.
  • Toxin adalah bahan kimia yang bersifat racun bagi manusia atau lingkungan yang dapat menyebabkan kematian atau sakit yang serius apabila masuk kedalam tubuh melalui pernapasan, kulit, atau mulut.

Nah itulah beberapa daftar macam istilah-istilah yang biasa digunakan di laboratorium kimia, silahkan anda hapalkan dan pahami istilah-istilah tersebut ketika anda menjadi seorang ilmuan di laboratorium mikrobiologi tentunya.

Dan bagi anda yang sedang membutuhkan peralatan laboratorium kimia disini admin menawarkan berbagai macam perlengkapan peralatan laboratorium yang lengkap, untuk melihat produknya silahkan anda kunjungi halaman belanja kami di halaman berikut “Beli alat laboratorium“.

Bagikan ke:
× Hubungi Kami!